cara servis tv

Cara Penggunaan Ditrace ESR Meter Digital

Cara Penggunaan Ditrace ESR Meter Digital

Alat ini berguna utk mengukur/mengetest komponen, bukan berfungsi sebagai Voltmeter / Amperemeter.
Ditrace adalah digital tracer untuk Diode, Transistor/Fet, Resistance, Inductance dan Capacitance.

 

Alat ukur Ditrace Esr Meter Digital yang akurat

Alat ukur Ditrace Esr Meter Digital yang akurat

Fitur dari Ditrace:
 Resistor/Potensiometer/Trimpot
 Alat ini mampu mengukur dari 0.01 ohm sampai dengan 50 Meha ohm . Jika terdeteksi resitor dengan nilai dibawah 2100 ohm maka akan diukur juga nilai Induktannya.
 Capasitor keramik/film/Elektrolit (polar/nonpolar) & ESR.
 Alat ini mampu mengukur dari 25pf-100.000uF. Jika terdeteksi sebuah kapasitor dengan nilai diatas 0.18uf (180 nf) otomatis alat akan mengukur ESR cap tersebut.
 Transistor BJT/FET (Mosfet/Jfet)
 alat ini mampu mendeteksi kaki-kaki transistor secara akurat baik Basis-Kolektor-Emitor ataupun Gate-Drain-Source mendeteksi jenis NPN-PNP , N-Channel ataupun P-Channel
 mengukur nilai Hfe (Beta), nilai Vf (voltage forward) mendekteksi jenis transistor Darlington dari pengukuran Hfe (B) dan Vf nya mendekteksi jika transistor mempunyai dioda proteksi. Mengukur Gate Threshold dan Gate Capacity dari FET
 Dioda/Led
 Mendeteksi kaki Anoda dan Katoda dari dioda/Led, mengukur nilai Vf dari dioda/led tersebut.
 Induktan (lilitan)
 Mengukur nilai induktan dengan akurasi yg lumayan 0.01mH – 20H. Jika dideteksi sebuah hambatan/resistor dibawah 2100 ohm maka akan diukur juga nilai induktansinya.
 Auto off
 Bila alat selesai digunakan mengukur maka otomatis akan off (bila terpakai langsung off).

Petunjuk Pemakaian:
Penggunaan Ditrace sangat mudah, hanya diperlukan satu tombol untuk melakukannya. Yang perlu diperhatikan adalah alat ini cukup sensitif, jadi pastikan kaki probe menjepit dengan kuat (tidak goyang)pada saat tombol test ditekan.

PERHATIAN!!!
Untuk mengukur Elco (elektrolit condensator) muatan harus dikosongkan dahulu dgn cara dishortkan kaki + (plus) dan – (minus) elco tersebut, jika tidak maka dapat merusak alat ini.
Dan hati-hati jika mengukur komponen pada suatu rangkaian, pastikan tidak tersambung ke sumber daya dan pastikan tidak ada voltase yg tersisa pada rangkain tersebut. Cara aman adalah lepas dari komponen dari rangkaiannya.
Ditrace mempunyai 3 (tiga) probe yg diberi nomor 1, 2 ,3 dan 1(satu) tombol utk test. Untuk mengukur komponen dengan dua kaki atau tiga kaki. Pada dasarnya pengukuran bebas menggunakan kaki nomor berapa saja. Pada pengukuran Capasitor/Elko kaki usahakan kaki dengan nomor lebih kecil di tempatkan pada kaki – (minus) dari elko.

1.Mengukur Resistor
Gunakan probe 1,2,3 (bebas) pasangkan dengan resistor yg akan diukur, Tekan tombol test, maka akan terukur nilai dari resistor tersebut. Mengukur Potensiometer/trimpot bisa digunakan ketiga kaki probe pada kaki potensio. usahakan agar kaki nomor 2 pada kaki tengah potensio. Tekan tombol Test , Akan terukur nilai dari masing tahanan terhadap kaki tengah potensio. Untuk mengukur nilai potensio bisa di pasang pada kaki 1 dan 3 dari potensio.

2.Mengukur Capasitor/Elko
Jangan lupa untuk mengosongkan muatan elko ygg akan diukur. Voltase yg masih tersimpan dapat merusak alat ukur. Pengukuran bebas menggunakan kaki nomor berapa saja. Usahakan kaki dengan nomor lebih kecil pada kaki – (minus) dari elko. Tekan tombol test, tunggu beberapa saat, semakin besar nilai kapasitansi dari elko semakin lama waktu yg dibutuhkan. Nilai elko terukur Kapasitasnya, % Vloss (voltase loss) dan ESR nya (utk cap/elko dengan nilai kapasitansi lebih dari 0.18uF Vloss adalah nilai voltase yg hilang (semakin besar % Vloss semakin jelek kualitas cap/elko nya ESR(Equivalent Series Resistance) adalah nilai tahanan dalam Cap./Elko semakin besar nilainya maka Cap./Elko tersebut semakin jelek. Pada kasus tertentu tertentu terukur nilai elko yg jauh melampaui nilai toleransinya (biasanya +- 20%) maka bisa disimpulkan elko tersebut tidak baik (kering). Untuk mengukur Cap. keramik/mkm dengan nilai dibawah 25pf bisa diparalel dua cap yg sama nilainya. (alat hanya mampu mengukur sampai 25pf) ha silnya dibagi dua misal: terdeteksi 44pF maka nilai dari cap. tersebut adalah 44pf/2 = 22pf.

3.Mengukur Transistor BJT/FET
Gunakan ketiga kaki probe utk mengukur transistor. Usahakan urut dari kaki 1,2 dan 3 untuk memudahkan penentuan kaki transistor BJT /FET. Tekan tombol test. Hasil pengukuran terbaca Jenis Transistor tersebut PNP/NPN (BJT) dan N-Channel/P-Channel (FET) Kaki-kaki transistor (BCE/GDS) jika terbaca 123=BEC maka kaki nomor 1 probe adalah Basis, kaki nomor 2 = Emitor dan kaki nomor 3 adalah Colector. Terukur nilai Hfe/Beta (B) Terukur nilai Uf (Voltage forward dioda Base-Emitor nya) Pada Fet terbaca Voltase Gate Threshold dan Gate Capacitance nya. Jika terdapat symbol dioda di layar LCD pada saat pengukuran Transistor, maka pada transistor tersebut mempunyai dioda proteksi pada kaki C-E atau D-S. Mengukur Transistor Darlington Pada pengukuran TR darlington maka akan didapat nilai Hfe/B yg sangat besar dan nilai Uf nya sekitar 1.4V (2 kali dari TR biasa yg rata-rata 0,6-07V).

4.Mengukur Dioda/Led
Gunakan probe nomor 1, 2 atau 3, Tekan tombol Test, akan terbaca hasil pengukuran Kaki Anoda dan Katoda dari dioda tersebut. Vf dari dioda tersebut antara 0.3V (300mv) – 0,7V (700mV) Kapasintansi dari dioda tersebut.

5.Mengukur induktance
Pengukuran induktan dengan akurasi yg cukup akurat antara 0.01mH(10uH) – 20H. Bisa dipakai utk mengukur induktasi trafo atau lilitan. Gunakan probe 1,2,3 (bebas) pasangkan dengan lilitan/trafo yg akan diukur, Tekan tombol test , akan terukur nilai hambatan dan induktan dari lilitan tersebut.
Tips untuk mengetahui bagian primer dari sebuah trafo yg sudah hilang tulisannya bisa digunakan alat ini, jika terukur nilai hambatan dan induktan paling besar maka dapat dipastikan itu adalah bagian primernya.

KALIBRASI
Bila diperlukan ditrace dapat di kalibrasi ulang dengan cara sebagai berikut :
 Hubungkan semua probe 1, 2, dan 3 menjadi satu kemudian tekan tombol test. Alat akan menanyakan apakah akan di kalibrasi ? (tampilan di lcd : self test ?) tekan tombol sekali lagi maka proses kalibrasi akan dimulai. Biarkan alat melakukan tugasnya sampai pada tahap ke 4 yg akan meminta untuk melepas semua probe yang terhubung tadi. (di layar tampil T4 isolate probe).
 Setelah semua probe dilepas makan akan prose dilanjutkan, biarkan ditrace melakukan pengecekan sampai tahap diminta untuk menghubungkan probe 1 dengan probe 3 dengan kapasitor diatas 104 / 100 nF (gunakan kapasitor jenis film bukan elco). Setelah kapasitor >100nF terhubung probe 1 dan 3, maka ditrace akan menyimpannya sebagai referensi acuan. Biarkan ditrace menyelesaikan proses kalibrasi. Pada tahap ini proses kalibrasi selesai.
Kalibrasi bisa dilakukan berulang-ulang jika terjadi penyimpangan /ketidak sesuaian, misal penggantian kabel probe dan terhapusnya data kalibrasi secara tidak sengaja dll

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s